Kamis, 21 November 2013

Cerita Menuju Universitas Negeri Makassar

Gedung Menara Phinisi

Ketika aku membuka hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) 25 mei 2013, ternyata aku tidak dinyatakan lulus seleksi tu. Semangat dalam diri ini seketika lenyap bagai sebutir pasir yang tersiram air. Impianku masuk ke Universitas Negeri Makassar gagal.

Perlahan kutenangkan diriku, dan memandang ke arah langit. Aku teringat akan perkaatan Aristoteles, "Orang bijak akan menjadi lebih baik setelah menemui kegagalan". Kutipan perkataan itu aku jadikan motivasi dalam diri, dan menatap masa depan.

Buku-buku pejalanku yang tersimpan di atas lemari dengan dipenuhi debu, kuambil, kebersihkan, dan kumulai membukanya kembali. Kupersiapkan diri menghadapi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013.

Ujian SBMPTN 2013 pun tiba, perlahan aku membuka lembaran soal, dan baca dengan seksama. Alhamdulillah beberapa soal tes itu mampu aku jawab dengan baik. Hingga akhirnya pada pengumuman SBMPTN tiba, kalimat yang kudapatkan ketika membuka situs pengumumannya "Selamat anda dinyatakan lulus SBMPTN 2013"

Alhamdulillah hasil kerja kerasku telah mewujudkan impianku untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Negeri Makassar, Fakultas Bahasa dan Sastra, dengan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Mahasiswa baru :D (Foto: Muh. Arifin)

Universitas Negeri Makassar

0 komentar:

Posting Komentar